
BATANG – Atmosfer kompetisi akademik yang bergengsi resmi menyelimuti lingkungan SMA Wahid Hasyim Tersono – Batang. Tepat pada hari ini, Jumat, 11 September 2026, sekolah yang akrab dengan julukan Whaterbat tersebut secara resmi melepas delegasi terbaiknya untuk berlaga dalam ajang Olimpiade Sains dan Ke-NU-an (OSKANU) IV Tahun 2026. Kompetisi berskala provinsi yang diinisiasi oleh LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah ini menjadi panggung pembuktian bagi 17 kader muda Nahdliyin asal Tersono, Kabupaten Batang, untuk menorehkan prestasi setinggi-tingginya.
Ajang OSKANU IV tahun ini mengusung tema “Unggul dalam Sains, Teguh dalam Ke-NU-an, Terdepan dalam Kompetisi” dengan jargon penyemangat “Ma’arif Hebat, Nusantara Kuat, Prestasi Dahsyat!”. Selaras dengan semangat tersebut, pihak sekolah merilis poster resmi berisi daftar delegasi pilihan yang telah melewati fase pembinaan intensif. Slogan motivasi “Jangan hanya bermimpi, tapi wujudkan dengan usaha dan doa!” yang tertera pada pengumuman resmi menjadi pemantik ambisi bagi para siswa untuk membawa pulang medali kemenangan ke bumi Batang.
Dalam cabang Matematika, SMA Wahid Hasyim Tersono mempercayakan perjuangannya kepada duet tangguh, yaitu A. Radit Saputra dari kelas XII.A dan Maidy dari kelas XI.B2. Sementara itu, untuk klaster sains eksakta lainnya seperti Fisika, sekolah mengutus Arifa Nurizkiyanto (XI.A) dan Silvia Rahmawati (XI.A) yang diharapkan mampu memecahkan berbagai persoalan rumit analitis dengan taktis di hadapan layar komputer berbasis CBT.
Ketajaman berpikir di bidang laboratorium dan alam juga akan diuji melalui cabang Kimia dan Biologi. Pada mapel Kimia, delegasi diisi oleh Kharisma (XI.A) dan Zidna Ilma Nafiatun (XII.C). Bergerak ke rumpun biologi, srikandi muda Whaterbat yakni Meisya Rifa (XI.A) bersama Navisa Aurelia (XII.A) siap bertarung memperebutkan posisi puncak mengandalkan penguasaan materi ekosistem dan genetika mereka.
Tidak kalah kompetitif, rumpun ilmu sosial (IPS) juga menurunkan pilar-pilar terbaiknya untuk mendominasi peringkat provinsi. Cabang Sosiologi diwakili oleh duet maut kelas XII.C, yakni Nadia dan Hafidz Akhsan Firmansyah. Sedangkan di cabang Geografi, aksentuasi pemetaan dan geosfer akan dikawal oleh Musyifa Nur Rahmawati (XI.B1) serta Anisa Rahma Hamida (XI.B3).
Sektor ketahanan finansial dan analisis kurva pada cabang Ekonomi dipercayakan kepada Nuzula Septiya R dari kelas XII.B1 dan Mila Meizahra dari kelas XI.B2. Kombinasi mentalitas kelas XII yang berpengalaman dengan kegigihan adik kelas dari jenjang XI diproyeksikan menjadi formula kuat untuk menembus dominasi sekolah-sekolah unggulan lain dari wilayah perkotaan di Jawa Tengah.
Sebagai sekolah yang berakar kuat pada nilai-nilai tradisi kemandirian Nahdlatul Ulama, cabang Ke-NU-an menjadi sektor yang paling spesial dengan kuota tiga delegasi penuh. Mereka adalah Nayla Rahmatika Ulya (XII.A), Yusuf Kurniawan (XI.A), dan Zaskiya Khiftul Mawaliya (XI.B2). Ketiganya mengemban misi sakral untuk menunjukkan bahwa pelajar Whaterbat tidak hanya menguasai literasi sains modern, tetapi juga memiliki akar ideologis Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah yang kokoh.
Kepala Sekolah beserta jajaran guru SMA Wahid Hasyim Tersono menyampaikan apresiasi dan dukungan moral yang luar biasa bagi seluruh peserta. Fase kompetisi yang dimulai hari ini merupakan buah dari keringat latihan, simulasi sistem, serta doa yang tidak terputus dari orang tua dan guru pendamping. Pihak sekolah optimis dapat melampaui capaian edisi OSKANU sebelumnya dan kembali menempatkan nama Kabupaten Batang di podium juara.
Langkah perdana telah diambil seiring dimulainya pengerjaan soal kompetisi pada hari Jumat ini. Dukungan penuh dari seluruh keluarga besar Whaterbat Media dan elemen masyarakat Tersono terus mengalir mengiringi perjuangan Radit Saputra dan kawan-kawan. Selamat berjuang para patriot sains dan ideologi; tunjukkan potensi terbaikmu, raih prestasi setinggi mungkin, dan buatlah almamater serta orang tuamu bangga!