
Semangat membara kini tengah menyelimuti keluarga besar SMA Wahid Hasyim Tersono, Batang. Salah satu putra terbaiknya, Aji Ridho, bersiap memikul tanggung jawab besar sebagai perwakilan sekolah sekaligus daerah dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Di tengah ketatnya persaingan, kehadiran Aji sebagai atlet sepak takraw membawa secercah harapan baru. Kejuaraan ini bukan sekadar panggung kompetisi biasa, melainkan medan pembuktian bagi bakat-bakat muda daerah untuk bersinar di tingkat yang lebih tinggi.
Sepak takraw merupakan cabang olahraga yang menuntut keselarasan sempurna antara fisik, mental, dan teknik yang tinggi. Memainkan bola rotan dengan kaki, dada, dan kepala di atas net setinggi lebih dari satu setengah meter bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan kelenturan tubuh untuk melakukan smash salto yang mematikan, ketepatan posisi saat mengumpan, serta ketangguhan mental untuk menghalau serangan lawan. Aji Ridho telah melewati proses latihan disiplin yang panjang demi menguasai setiap elemen krusial ini, mengubah setiap tetes keringat menjadi modal berharga untuk menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai kabupaten lain.
Keikutsertaan SMA Wahid Hasyim Tersono dalam kompetisi bergengsi ini juga membawa misi penting bagi nama baik sekolah dan daerah asal mereka, Tersono, Batang. Dukungan penuh mengalir dari para guru, teman sejawat, dan pelatih yang senantiasa menemani proses persiapan fisik maupun taktik. Banner apresiasi yang terbentang menjadi simbol doa kolektif agar Aji mampu memberikan performa terbaiknya di lapangan. Momentum POPDA Provinsi ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sekolah di tingkat kecamatan pun mampu melahirkan talenta atletis yang siap bersaing secara kompetitif di level regional.
Di balik riuhnya sorak penonton yang nanti akan menggema di gelanggang olahraga, esensi utama dari perjuangan Aji Ridho adalah pembentukan karakter. Menjadi seorang atlet sepak takraw mengajarkan arti penting dari sportivitas, fokus tinggi di bawah tekanan, dan pantang menyerah sebelum peluit akhir berbunyi. Setiap set pertandingan yang akan dihadapi di tingkat Provinsi Jawa Tengah akan menguji sejauh mana konsistensi dan daya juang yang dimiliki oleh sang atlet muda dalam membawa panji kehormatan sekolahnya.
Harapan besar kini digantungkan pada pundak Aji Ridho seiring dengan bergulirnya POPDA Jawa Tengah 2026. Semoga kerja keras yang telah tertanam selama masa latihan dapat berbuah manis berupa prestasi yang membanggakan dan piala kemenangan yang dibawa pulang. Terlepas dari apa pun hasil akhirnya nanti, langkah berani Aji Ridho melangkah ke tingkat provinsi telah menginspirasi banyak siswa lain di SMA Wahid Hasyim Tersono untuk berani bermimpi besar dan menekuni potensi diri hingga mencapai puncak tertinggi.