
TERSONO – Lingkungan sekolah yang bersih bukan sekadar sebuah pemandangan yang indah, melainkan fondasi utama dalam menciptakan atmosfer belajar yang kondusif. Menyadari pentingnya hal tersebut, SMA Wahid Hasyim Tersono, Batang menggelar kegiatan kokurikuler kebersihan lingkungan secara massal hari ini, Jumat, 28 Agustus 2026. Agenda besar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai karakter seluruh warga sekolah.
Sejak pagi hari, suasana di lingkungan SMA Wahid Hasyim Tersono tampak berbeda dari hari biasanya. Kegiatan belajar mengajar di dalam kelas sejenak dialihkan menjadi aksi gotong royong yang melibatkan seluruh elemen sekolah tanpa terkecuali. Mulai dari kepala sekolah, jajaran dewan guru, staf pegawai, hingga seluruh murid bahu-membahu menyingsingkan lengan baju demi satu tujuan bersama.
Partisipasi penuh dari seluruh warga sekolah ini mencerminkan semangat kebersamaan yang sangat kuat. Para guru tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga turun langsung memegang sapu dan alat kebersihan bersama para murid. Kehadiran aktif dewan guru dan pegawai ini menjadi teladan nyata bagi siswa mengenai pentingnya rasa memiliki terhadap fasilitas pendidikan.
Aksi bersih-bersih ini dibagi ke dalam beberapa titik fokus utama agar seluruh area sekolah dapat terjangkau dengan maksimal. Salah satu fokus penting adalah perawatan tanaman di area taman dan halaman sekolah. Para siswa tampak antusias menyiram tanaman, mencabut rumput liar, dan merapikan pot-pot bunga agar lingkungan luar kelas terlihat lebih asri dan hijau.
Tidak hanya area luar, kebersihan bagian dalam ruang kelas juga mendapat perhatian yang sangat besar. Setiap kelas dibersihkan secara detail, mulai dari menyapu lantai, mengepel, membersihkan kaca jendela, hingga merapikan tata letak meja dan kursi belajar. Langkah ini diambil demi mewujudkan konsep kelas yang nyaman sebagai ruang utama siswa menyerap ilmu pengetahuan.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah juga ingin menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab kepada setiap murid. Kebersihan ditekankan bukan sebagai sebuah beban atau tugas rutinitas semata, melainkan refleksi dari karakter warga sekolah yang peduli lingkungan. Sikap disiplin dalam menjaga kebersihan ini diharapkan dapat melekat menjadi kebiasaan sehari-hari bagi siswa, baik di sekolah maupun di rumah.
Kerja sama yang solid terlihat di setiap sudut sekolah sepanjang kegiatan berlangsung. Siswa saling berbagi tugas secara adil, ada yang bertugas membuang sampah pada tempatnya, ada pula yang membersihkan sisa-sisa debu di langit-langit selasar. Komunikasi dan canda tawa yang mengiringi kerja bakti ini sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga SMA Wahid Hasyim Tersono.
Kegiatan kokurikuler kebersihan lingkungan ini terbukti memberikan dampak positif yang instan bagi kenyamanan visual dan kesehatan sekolah. Udara di sekitar lingkungan sekolah terasa lebih segar, dan pemandangan lingkungan menjadi jauh lebih tertata rapi. Hasil kerja keras bersama ini langsung memicu rasa bangga di dalam diri setiap murid yang telah berkontribusi aktif.
Sebagai penutup rangkaian aksi hari ini, sekolah menegaskan komitmen bersama melalui slogan “Bersih Sekolahku, Nyaman Belajarku!”. Dengan selesainya kegiatan ini, seluruh warga sekolah diharapkan terus konsisten menjaga kebersihan setiap saat demi masa depan lingkungan yang berkelanjutan. Langkah kecil yang dimulai hari ini siap membawa dampak besar bagi kemajuan akademis dan karakter di SMA Wahid Hasyim Tersono.