September 7, 2026

Profil dan Sejarah SMA Wahid Hasyim Tersono

A. Profil SMA Wahid Hasyim Tersono

B. Sejarah, Perkembangan, dan Komitmen SMA Wahid Hasyim Tersono
SMA Wahid Hasyim Tersono merupakan salah satu lembaga pendidikan menengah atas yang lahir dari semangat kebersamaan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang. Kehadiran sekolah ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak akan adanya institusi pendidikan bermutu yang terjangkau oleh masyarakat lokal. Melalui kerja keras kolektif, sekolah ini berhasil memancangkan eksistensinya sebagai pilar kecerdasan bangsa di tingkat daerah.

Berdirinya sekolah ini tidak terlepas dari peran serta tokoh masyarakat dan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki komitmen kuat. Para pendiri menyadari pentingnya menyediakan wadah pendidikan formal yang mampu menyelaraskan tantangan zaman dengan kebutuhan spiritual. Sinergi antara kaum ulama, Umaroh, dan masyarakat umum ini menjadi fondasi kokoh yang menopang berdirinya institusi.

Secara resmi, SMA Wahid Hasyim Tersono didirikan pada 15 Februari 1990 atas prakarsa Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tersono. Momentum bersejarah ini menjadi titik awal perjuangan panjang dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di wilayah Batang bagian selatan. Sejak hari itu, komitmen untuk menyebarkan syiar Islam moderat lewat jalur pendidikan formal mulai digelorakan.

Pendirian sekolah ini dilandasi oleh tekad bersama untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat memperoleh pendidikan yang berkualitas. Para perintis ingin memutus mata rantai keterbatasan akses pendidikan menengah atas yang kala itu masih sulit dijangkau oleh warga sekitar. Kehadiran sekolah ini menjadi angin segar yang membuka peluang bagi anak-anak daerah untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi.

Selain itu, sekolah ini dirancang untuk membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman. Pola pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter. Nilai-nilai Aswaja (Ahlussunnah wal Jama’ah) diinternalisasikan secara mendalam untuk membentengi moral siswa di tengah arus modernisasi.

Pada awal berdirinya, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di Desa Pujut dengan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang bekerja sama dengan MITA Pujut. Keterbatasan sarana awal tidak menyurutkan semangat juang para guru dan siswa untuk melangsungkan proses transfer ilmu. Kerja sama harmonis dengan lembaga mitra ini menjadi saksi bisu perjuangan awal yang penuh dengan kesederhanaan namun sarat tekad.

Sejak awal, SMA Wahid Hasyim Tersono mengusung konsep pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran umum dan pendidikan keagamaan. Pendekatan holistik ini memastikan bahwa materi pelajaran kurikulum nasional tetap berjalan beriringan dengan pendalaman ilmu agama. Hasilnya, sekolah ini mampu menghasilkan lulusan yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki kompetensi yang memadai.

Kepemimpinan pertama SMA Wahid Hasyim Tersono diemban oleh Drs. Samsudi, seorang tokoh pendidik yang berasal dari Desa Harjowinangun Timur. Beliau menjabat sebagai Kepala Sekolah sejak tahun 1990 hingga 2007, sebuah rentang waktu yang penuh dengan tantangan babat alas. Dedikasi dan keteguhan hati beliau menjadi magnet yang menyatukan seluruh potensi sekolah untuk terus tumbuh.

Di bawah kepemimpinannya, berbagai fondasi penting berhasil dibangun, baik dalam pengembangan sistem pendidikan maupun peningkatan kualitas pembelajaran. Beliau juga meletakkan dasar bagi pembangunan sarana dan prasarana sekolah secara bertahap demi kenyamanan siswa. Masa kepemimpinan beliau menjadi tonggak penting dalam pertumbuhan dan perkembangan SMA Wahid Hasyim Tersono sebagai salah satu sekolah yang diperhitungkan di Kecamatan Tersono.

Memasuki semester genap Tahun Pelajaran 2007/2008, estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Drs. Aminudin, yang berasal dari Desa Pujut. Beliau memimpin sekolah hingga Juni 2013 dengan membawa visi penyegaran dan modernisasi tata kelola sekolah. Di tangan beliau, manajemen sekolah mulai ditata secara lebih sistematis untuk merespons dinamika perkembangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

Selama periode pertama tersebut, beliau melakukan berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia secara intensif. Pembenahan fasilitas sekolah menjadi fokus utama guna mendukung iklim belajar yang lebih kondusif dan representatif. Langkah-langkah strategis ini berhasil meningkatkan daya tawar dan citra sekolah di mata masyarakat luas.

Selanjutnya, sejak 20 Juni 2013, kepemimpinan diteruskan oleh Drs. Nur Khozin untuk periode 2013–2018. Pada masa ini, SMA Wahid Hasyim Tersono terus melakukan berbagai inovasi dan pengembangan dalam bidang kurikulum dan kesiswaan. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah menengah lain di Kabupaten Batang.

Pada Juni 2018, berdasarkan keputusan Pengurus Sekolah, kepemimpinan kembali dipercayakan kepada Drs. Aminudin untuk periode 2018–2022. Rekam jejak beliau yang dinilai sukses pada periode sebelumnya membuat pihak yayasan dan pengurus memberikan amanah ini kembali. Kepercayaan tersebut dijawab dengan akselerasi program kerja yang langsung menyasar pada peningkatan prestasi siswa.

Atas dedikasi dan kinerjanya yang dinilai sukses, beliau kembali mendapat amanah memimpin pada periode 2022–2026, dan berlanjut hingga periode 2027–2030. Di bawah kepemimpinan beliau yang berkelanjutan ini, SMA Wahid Hasyim Tersono fokus meningkatkan prestasi peserta didik dan memperkuat karakter lulusan. Pengembangan kualitas tenaga pendidik serta pembangunan infrastruktur sekolah yang semakin modern dan representatif juga terus dikebut.

Kini, memasuki era pendidikan yang semakin kompetitif, SMA Wahid Hasyim Tersono berkomitmen menjadi lembaga yang unggul, religius, dan adaptif. Dengan dukungan penuh dari warga sekolah, orang tua, alumni, dan seluruh pemangku kepentingan, sekolah optimis mampu mencetak generasi emas. Semangat kebersamaan yang menjadi dasar berdirinya sekolah ini akan senantiasa menjadi inspirasi untuk mewujudkan sekolah yang maju, unggul, dan terpercaya.