BREAKING NEWS: Proses Tarik Siswa EMIS 4.0 dan Dapodik Macet Total, Operator Diminta Bersabar!

JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari dunia pemutakhiran data pendidikan nasional. Per 30 Juli 2026, proses tarik siswa secara silang antara sekolah umum dan madrasah dilaporkan belum dapat dilakukan sama sekali, bahkan sampai tanggal 3 Agustus ini. Rekan operator di seluruh Indonesia kini tengah diuji kesabarannya akibat kendala sistemik ini.
Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan Kemendikdasmen RI, perpindahan data peserta didik dari sekolah umum ke sistem EMIS 4.0 masih terkunci. Hal serupa juga terjadi pada penarikan siswa dari madrasah menuju sistem Dapodik yang hingga saat ini masih berstatus tidak bisa diproses.
Mengapa Sistem Mengalami Kemacetan?
Usut punya usut, mandeknya proses mutasi data digital ini terjadi karena pintu integrasi dan sinkronisasi data antar-kedua platform raksasa tersebut masih belum dibuka. Akibatnya, aliran data peserta didik antar-lembaga tersumbat dan menciptakan efek domino pada administrasi sekolah.
Menyikapi situasi genting ini, pemerintah mengeluarkan imbauan tegas:
- Tetap Tenang: Seluruh pihak diminta bersabar menghadapi kendala teknis ini.
- Pantau Informasi Resmi: Jangan mudah termakan isu liar dan tunggu rilis resmi pembukaan layanan dari Kemenag atau Kemendikdasmen.
- Saling Berbagi Informasi: Segera sebarkan berita ini kepada sesama rekan operator sekolah dan madrasah agar tidak terjadi kebingungan massal di lapangan, terutama dalam mengawal proses SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.