
SMA Wahid Hasyim Tersono secara resmi siap menyelenggarakan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Gasal untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Agenda akademis yang krusial ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, dimulai dari hari Selasa, 22 September 2026, hingga berakhir pada hari Selasa, 29 September 2026. Seluruh civitas akademika, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga staf tata usaha, telah bersinergi demi memastikan bahwa sarana prasarana serta teknis pengawasan ujian berjalan dengan tertib dan lancar.
Pelaksanaan asesmen ini dirancang secara terstruktur dan terbagi ke dalam alokasi waktu yang ketat setiap harinya demi menjaga kefokusan para siswa. Setiap hari ujian, para siswa akan menghadapi dua hingga tiga mata pelajaran yang diuji dalam rentang waktu yang bervariasi, dimulai dari sesi awal pada pukul 07.15 WIB hingga sesi terakhir yang selesai pada pukul 10.50 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tingkatan, mulai dari kelas 10, kelas 11 (A dan B), hingga kelas 12 (A, B, dan C), yang masing-masing akan diuji sesuai dengan linimasa dan fokus kurikulum operasional yang berlaku.
Secara rinci, rentetan mata pelajaran yang diujikan mencakup rumpun sains, sosial, keagamaan, serta bahasa secara seimbang. Pada hari pertama, siswa disuguhkan ujian Ke-NU-an dan Fisika/Sosiologi, disusul oleh Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, Biologi/Kimia/Ekonomi, Matematika, PKWU, hingga Sejarah pada hari-hari berikutnya. Tidak ketinggalan, mata pelajaran fondasi karakter seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Pancasila, Penjasorkes, Seni Budaya, Geografi, serta Informatika juga menjadi bagian penting yang diujikan dalam skema evaluasi tengah semester ini.
Menghadapi tantangan ujian ini, pihak sekolah memberikan arahan tegas namun memotivasi agar para siswa segera memperketat jadwal belajar mandiri di rumah. Mengurangi waktu bermain gawai untuk hal-hal yang kurang produktif dan menggantinya dengan mengulas kembali catatan pelajaran adalah langkah awal yang bijak. Persiapan yang matang bukan sekadar tentang menghafal materi di malam sebelum ujian, melainkan tentang membangun pemahaman yang mendalam secara konsisten dan terencana.
Untuk membakar semangat juang di dada para siswa, mari kita merenungkan kembali mutiara hikmah dari para ilmuwan Muslim terkemuka di masa keemasan Islam. Ibnu Sina (Avicenna), sang filsuf dan bapak kedokteran modern, pernah berpesan bahwa kunci dari keberhasilan ilmu adalah ketekunan yang tidak kenal lelah dalam mengeksplorasi ketidaktahuan kita. Senada dengan hal tersebut, Al-Khawarizmi, sang penemu aljabar, membuktikan kepada dunia bahwa ketelitian dan kecintaan pada ilmu pengetahuan mampu memecahkan masalah serumit apa pun di dunia ini.
Di sisi lain, motivasi dari ilmuwan umum terkemuka di dunia barat juga dapat dijadikan pelecut semangat yang tidak kalah luar biasa. Albert Einstein, fisikawan terbesar abad ke-20, pernah menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki bakat khusus, melainkan hanya memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar dan mendalam. Selain itu, Thomas Alva Edison mengajarkan kita arti dari sebuah persistensi melalui kalimatnya yang tersohor, bahwa kejeniusan itu terdiri dari satu persen inspirasi dan sembilan puluh sembilan persen keringat atau kerja keras.
Melalui perpaduan nilai-nilai luhur kepesantrenan dan semangat ilmiah tersebut, ASTS Gasal ini diharapkan tidak dipandang sebagai momok yang menakutkan oleh siswa. Sebaliknya, momen ini harus dijadikan sebagai ajang pembuktian kualitas diri, kejujuran, dan integritas akademis yang tinggi. Pihak sekolah berharap ujian ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tekanan dan memiliki mentalitas juara.
Sebagai penutup arahan, kepala sekolah mengingatkan bahwa hasil yang gemilang tidak pernah mengkhianati usaha yang sungguh-sungguh serta doa yang tulus. Sebelum memasuki ruang ujian, para siswa diharapkan senantiasa memohon restu kepada kedua orang tua dan guru agar diberikan ketenangan dan kemudahan dalam berpikir. Selamat menempuh Asesmen Sumatif Tengah Semester Gasal Tahun Pelajaran 2026/2027 kepada seluruh siswa SMA Wahid Hasyim Tersono, mulailah dengan bismillah dan gapailah prestasi tertinggi!
Sumber Kutipan Motivasi Ilmuwan
- Ibnu Sina (Avicenna): Dirujuk dari buku autobiografi dan catatan filosofisnya mengenai metodologi pembelajaran, ketekunan (mujahadah), dan pencarian kebenaran akademis.
- Al-Khawarizmi: Dirujuk dari mukadimah kitab monumental Al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muqabala, yang menekankan pentingnya ketelitian sistematis untuk memecahkan kesulitan manusia.
- Albert Einstein: Dirujuk dari surat pribadinya kepada Carl Seelig (11 Maret 1952): “I have no special talents. I am only passionately curious.” (Saya tidak punya bakat khusus. Saya hanya memiliki rasa ingin tahu yang besar).
- Thomas Alva Edison: Dirujuk dari pernyataan historisnya yang dimuat dalam majalah Harper’s Monthly (1932): “Genius is one percent inspiration and ninety-nine percent perspiration.” (Kejeniusan adalah satu persen inspirasi dan sembilan puluh sembilan persen keringat/kerja keras).